Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2012

Jago Keyboard, Selalu Burukkah?

“Eh lu jangan cuma jago keyboard donk!” “Kalo cuma ngetik komentar doang sih semua bisa!” “Dateng kajian dong, kasih solusi kek! Ikut kerja Kek!” Itu beberapa komentar ketika ada permasalahan atau isu di lingkungan kampus, lalu merebak di social media. Tentu kalau sebuah isu menjalar ke socmed, maka setiap orang yang terhubung akan mudah berkomentar, menimpali, bertanya, menjawab, atau paling ekstrimnya mencaci. Era socmed memang memicu orang untuk berkomentar lebih cepat. Pada akhirnya timbul istilah “Jago Keyboard” yaitu julukan yang ditujukan kepada orang yang cuma berkomentar ramai di socmed, tapi tidak pernah kerja turun tangan. Pertanyaannya adalah, salahkah menjadi Jago Keyboard? Jika Jago Keyboad itu hal yang buruk, yang paling pantas dicaci adalah wartawan, kolumnis, blogger, dan orang yang bekerja di sektor media. Loh, kok wartawan dan kolumnis diikutin? Ya iyalah, mereka kan kerja dengan tulisan, apalagi blogger, mereka berkontribusi lewat tulisan. Wartawan, kolumnis, dan …

Pencuri Kebersamaan

Bulan Ramadhan telah tiba. Ada agenda yang menjamur tiap bulan ini. Buka bersama, menjadi kebiasaan orang Indonesia untuk berkumpul. Macam-macam motifnya, ada yang untuk reuni, bisnis, atau sekadar nongkrong dan ngobrol. Obrolan ringan sampai berat. Pada umumnya, buka bersama menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan dan kekeluargaan. Pun dengan keluarga yang melaksanakan buka bersama, entah itu di rumah, atau makan di luar. Kebersamaan menjadi suatu hal yang menyenangkan. Mengapa buka bersama menjadi begitu istimewa? Saya berpendapat, buka bersama menjadi istimewa karena kebersamaan dan keakraban menjadi satu hal yang mahal dewasa ini. Keadaan perekonomian dan persaingan yang sulit, menuntut orang bekerja begitu keras sehingga kebersamaan bersama keluarga, teman, dan rekan kerja menjadi mahal. Lho, rekan kerja kan setiap hari ketemu? Ya, setiap hari ketemu, tetapi setiap ketemu kan ngomongin pekerjaan, ga ada waktu untuk ngoobrolin hal-hal di luar pekerjaan. Kalau kasus keluarga, …