Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2010

Sholat di Masjid itu Ga Gratis Lho!

Anda mungkin sering sholat di masjid. Entah di masjid sekitar rumah anda, masjid di kampus anda, ataupun masjid tempat anda mengkuti pengajian. Atau mungkin ketika anda dalam perjalanan, anda sholat di masjid yang anda temui di tengah perjalanan. Setelah selesai sholat , anda mungkin meninggalkan masjid begitu saja. Tidak ada yang aneh memang, tapi anda baru saja melewatkan sesuatu yang harus anda lakukan. Yaitu anda baru saja tidak membayar biaya anda sholat di masjid itu. Lho kok bisa? Apakah harus bayar ketika sholat di masjid?

Ada ilmu menarik yang saya dapat ketika saya mengikuti kajian rutin ma’rifatullah di Masjid Daruut Tauhiid yang diisi oleh KH.Abdullah Gymnastiar. Beliau mengatakan bahwa sholat di masjid itu sebenarnya tidak gratis. Coba kita selidiki mengapa sholat di masjid itu tidak gratis. Ketika anda datang dalam keadaan anda tidak berwudhlu, anda pasti akan wudhlu di masjid itu. Ketika anda membuka keran, air akan mengucur, lalu anda berwudhlu. Pernahkah anda berpikir,…

Apakah hidup itu (harus) seperti roda yang beputar?

“Kenapa wajahmu kusut begitu?”“Lagi sedih nih Bro”“Ada apa?”“Gue gagal ujian Bro”“Ooo….begitu,gagal itu biasa Bro. Hidup itu seperti roda yang berputar,kadang di atas,kadang di bawah”Sekilas memang nasihat seorang kawan di ats memang baik. Tapi…..tunggu dulu. Kita akan bicarakan “Apakah hidup itu (harus) seperti roda yang beputar?” Jika kita telaah filosofi roda lebih dalam,kita akan menemukan kekeliruan pemahaman kalau hidup itu seperti roda yang berputar. Mari kita tinjau dari bentuk roda. Roda adalah benda berbentuk lingkaran dengan jari-jari tertentu. Tapi kita harus ingat bahwa jari-jari suatu roda itu selalu bernilai konstan. Karena jari-jari roda konstan,maka posisi suatu titik akan mengulangi posisi semula jika diputar. Jika kita gambarkan grafik posisi suatu titik pada roda terhadap waktu maka kita akan peroleh grafik sinusoida normal. Karena roda yang berputar termasuk gerak osilasi (kok omongannya teknik banget ya…)Sekarang kita analogikan ke kehidupan kita. Jika benar kehi…

Maknai Cinta Secara Utuh

Perangkat Cinta
Cinta,sebuah kata yang akan dibicarakan terus-menerus sepanjang hidup manusia. Sebuah kata yang ditakdirkan tidak berbenda. Tidak terlihat. Hanya terasa. Tetapi dahsyat.

Menurut Ust.Anis Matta,cinta mewakili seperangkat kepribadian manusia yang utuh:gagasan,emosi,dan aksi. Gagasannya adalah tentang bagaimana membuat orang yang diacintai menjadi lebih baik.ia juga emosi yang penuh gelora dan luapan perasaan. Gagasan dan emosi saja tidak cukup. Gagasan yang baik itu harus dituangkan dalam suatu tindakan yang nyata.

Sayangnya kebanyakan orang hanya mengambil bagian tengah dari perangkat itu,yaitu emosi. Dalam kehidupan mereka,cinta hanya gumpalan perasaan yang penuh dengan romantika dan perasaan indah belaka. Mereka sering melalaikan gagasan dan aksi untuk mencapai keadaan yang lebih baik. Bahkan mereka berani mempertahankan penderitaan atas nama cinta. Mereka lebih rela ‘tinggal di gubuk derita karena cinta’ dibanding mengembangkan diri dan membantu orang yang mereka cintai…