Langsung ke konten utama

Renungan

Jika kamu ditanya “Bagaimana indahnya suara piano dan nikmatnya bernyanyi?” oleh kawanmu yang tidak bisa mendengar dan bicara,

Maka kamu akan merasakan nikmatnya telinga dan mulut.

Jika kamu ditanya ”Bagaimana indahnya pelangi?” oleh kawanmu yang tidak bisa melihat,

Maka kamu akan merasakan nikmatnya mata.

Jika kamu ditanya “Bagaimana nikmatnya berlari-lari di taman?” oleh kawanmu yang tidak bisa berjalan,

Maka kamu akan merasakan nikmatnya kaki.

Lalu mengapa kamu mengeluh ini dan itu padahal Tuhanmu sudah memberi banyak nikmatnya kepadamu yang tidak semua orang bisa merasakan.

Maka pantaslah jika Tuhanmu berfirman “Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan.”

Let’s say Alhamdulillah...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Surga Kuliner itu Bernama Solo (part 1)

Menikmati Kampung Ramadhan Jogokaryan

Surga Kuliner itu Bernama Solo (part 2)