Langsung ke konten utama

Romantisme ku di Hari Ibu



Setiap orang mempunyai sikap atau cara romantis yang berbeda-beda. Cara dan sikapnya sangat bergantung pada didikan keluarga, lingkungan pergaulan dan pendidikan, bacaan, dan sebagainya. Pada tanggal 22 Desember, diperingati sebagai hari Ibu. Romantismenya berbeda-beda. Ada yang mengirim sms, memberi hadiah, mengirim voice note dan sebagainya, tergantung seleranya masing-masing. Hari itu, saya memilih romantisme yang lain, dan ini menjadi pilihan saya. Cara saya merayakan hari ibu adalah


“Berjanji untuk menjaga kehormatan Ibuku dengan tidak menjadi koruptor, kini hingga nanti, karena saya yakin rahim ibu saya tidak digunakan oleh calon koruptor.”



Cara ini saya dapatkan dari Bapak @aniesbaswedan. Beliau mengundang para Ibu yang bergerak dan turun tangan di Hari Ibu untuk mengingatkan anaknya untuk tidak menjadi koruptor, karena setinggi apapun pangkat Anda, Ibu Anda berhak menjewer Anda.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Surga Kuliner itu Bernama Solo (part 1)

Menikmati Kampung Ramadhan Jogokaryan

Surga Kuliner itu Bernama Solo (part 2)