Makhluk Tuhan Paling Seksi - Catatan Kecil

Senin, 18 Januari 2021

Makhluk Tuhan Paling Seksi

Saat memasuki bulan puasa, setiap orang punya kesan yang berbeda-beda. Ada yang merindukan sholat tarawih berjamaah, tadarus Quran, mudik ke kampung halaman, dan lain-lain. Bagi saya, puasa adalah saat di mana saya menganggap, gorengan adalah makhluk yang mulia. Saya mempunyai kedekatan emosional saat memasuki bulan Ramadhan. Inilah tulisan cinta saya kepada gorengan.

 


Di luar bulan puasa, gorengan adalah makhuk buruan oleh teman-teman kantor ketika sore tiba. Ada saja yang membawa gorengan pada sore hari, di mana otak lagi pada ngebul. Kenyalnya cireng bisa mengurangi benturan pekerjaan pada kepala. Tahu, tempe, bakwan, dan combro bersatu padu mengkudeta meeting yang sudah terjadwal. Meeting bisa diundur, namun gorengan tidak. Gorengan yang begitu banyak bisa habis dalam hitungan detik. Iya, hitungan detik. Bar-bar sekali kaum ini.

 

Saat puasa lah saya merasa gorengan itu adalah makhluk Tuhan paling seksi. Setiap menjelang maghrib, sekretaris selalu menyediakan gorengan untuk pegawai yang masih bertahan di kantor. Begitu adzan maghrib, teman-teman ngumpul di break out room untuk berburu gorengan. Tidak peduli agama, suku, dan ras, gorengan tetaplah gorengan. Gorengan bisa menyatukan seluruh perbedaan, menjadi pemersatu bangsa.

 

Pernah suatu saat, saya mendapat undangan buka bersama di salah satu restaurant hotel bintang lima. Saya berangkat dari kantor menuju restaurant tempat bukber saat menjelang adzan maghrib. Praktis belum sampai hotel, adzan berkumandang. Kok pada saat itu saya melihat abang penjual gorengan. Saya beli 15 ribu. Dua biji saya makan di tempat, sisanya saya bawa ke restaurant.

 

Sampai restaurant mahal itu, saya duduk di antara rekan-rekan kerja yang juga mendapat undangan. Dengan muka tembok tanpa mempedulikan larangan membawa makanan dari luar, saya mengeluarkan gorengan dari tas saya. Saya terlalu malas antre mengambil makanan buffet yang tersedia. Begitu gorengan taruh di meja, beberapa mata langsung menatap tajam ingin memburu. “Eh, minta ya gorengannya.” Dalam hitungan detik, gorengan itu lenyap.  Walau di restaurant berbintang, gorengan memang selalu di hati rakyat.

 

***

 

Tema ke 15 adalah Puasa. Ya emang ga terlalu nyambung sama puasa sih, tapi okelah

Photo by Filiz Elaerts on Unsplash

Tidak ada komentar:

Posting Komentar