Antara Move On, Sambel dan Kucing - Catatan Kecil

Minggu, 04 April 2021

Antara Move On, Sambel dan Kucing

Mengapa orang suka move on dari sesuatu? Entah itu move on dari seseorang, tempat atau momen tertentu. Mengapa kalau kita putus, masih saja terkenang-kenang sang mantan dari berhari-hari sampe bertahun-tahun? Rasanya itu aja lah, ga usah ganti. Ganti sedih, ga ganti sakit.

 


Berdasarkan pengetahuan yang sok tahu ini, dan dari yang saya rasakan, ada dua hal yang menjadi permasalahan ketika orang susah move on. Kenangan masa lalu, dan ketidakpastian masa depan. Seseorang, setidaknya saya sendiri, akan selalu terikat dengan masa lalu. Masa lalu kita membentuk rasa, kebiasaan, kesenangan dan kesedihan kita. Dengan sesuatu hilang dari kita, maka hal-hal itu akan ikut hilang. Kebiasaan berganti, rasa yang berbeda, dan kesenangan yang hilang.

 

Masa depan yang tidak bisa control dan tidak pasti menjadi menakutkan bagi banyak orang. Masa lalu yang sudah kita tahu menjadi lebih menarik dibanding masa depan yang tak tentu. Apakah saya menemukan yang lebih baik? Sebuah pertanyaan yang membuat orang males move on dari sesuatu.

 

Saya juga sedang mengalami masalah susah move on ini. Ceritanya beberapa bulan lalu saya pindah dari kosan yang sudah saya huni sekitar 4 tahun lebih. Saya sudah sangat nyaman dengan lingkungan di sana. Ada dua hal yang tidak saya temukan di tempat tinggal saya yang baru, yaitu kucing dan sambel yang enak.

 

Di kosan, entah berapa kucing yang saya kasih makan, main di kamar, dan uwel-uwel bareng. Karena saya tinggal di apartemen, penghuni tidak boleh memelihara binatang. Kangen banget dah dengan kucing-kucing di sana. Akhirnya saya sering membawa makanan kucing untuk kucing jalanan. Street feeder isitilah kerennya. Hal itu yang bisa saya lakukan untuk mengobati kangennya saya.

 

Sambal yang enak juga menjadi masalah. Saya punya langganan ayam goreng di dekat kosan. Ayamnya sih biasa aja, tapi sambelnya menurut saya enak banget. Sambel yang mengingatkan saya dengan sambel yang ada di warung bebek langganan saya di Kota Blitar. Bebek Surabaya jalan Mawar. Semoga saya segera menemukan sambel yang enak di dekat saya tinggal agar tidak perlu menempuh belasan kilo untuk dapat sambel enak.

 

Brett Jordan on Unsplash

Tidak ada komentar:

Posting Komentar